My Last Vacation

Tuesday, August 27, 2013 CARL 0 Comments


Woooooyooooo blog kecilku yang tercinta akhirnya gue bisa nulis lagi disini,setelah sekian lama gue sibuk dengan pembuatan film gue yang berjudul “rintihan anak ayam.3gp”.Sebelum gue bercerita-cerita sedikit tentang pengalaman gue,gue mau mengucapkan selamat hari ulang tahun untuk indonesia yang ke-68,semoga korupsi dihapuskan dari bangsa ini,semoga para jomblo yang meronta-ronta di timeline cepet dapet jodoh dan semoga gue bisa jadian ama sonya JKT48 *amen*.


Anyway gue mau cerita sedikit nih,beberapa minggu yang lalu gue baru aja memutuskan untuk meninggalkan kekasih gue yang tercinta si Nikita willy, iya Nikita willy *hehe ngarep*.Cerita gue kali ini ga ada hubungan-nya sama Nikitya willy atau Eyang dubur,cerita gue kali ini tentang pengalaman gue naik ke kaki gunung rinjani (kaki kok dinaikin? Wah makin ngaco ini orang,elo lebih ngaco ngapain juga dibaca ! , elo lebih ngaco ngapain juga di tulis ! , lah gue nulis sepemikiran gue aje, nah kan keliatan begonya kenapa ginian di tulis, ya uda, ya uda *kemudian anang menikah dengan asyhanti).


Yap,pengalaman yang tak terlupakan buat gue dan peliharaan baru gue virgin tiara.Mungkin bagi beberapa orang yang tinggal di Lombok mendengar kata “sembalun” itu sudah biasa,tapi bagi kami itu hal yang baru.Kejadian ini berawal dari rencana gue dan temen-temen seperjuangan gue yang berniat untuk mengunjungi Taman lawang, eeeh bukan bego ! i mean sembalun.Jadi buat yang belum tau sembalun itu apa bisa di cek ya di google, keywordnya “kaki gunung rinjani atau ketik aje sembalun”.

Akhirnya tiba dimana hari yang ditunggu,tapi kebiasaan temen-temen gue engga pernah berubah sama sekali dari dulu,selalu membatalkan rencana beberapa jam sebelum keberangkatan. Ya maklum lah temen-temen gue orang sibuk,mungkin Cuma gue sendiri yang siang makan nasi kalau malam minum susu.Jadi gue memutuskan untuk jalan berdua aja bareng peliharaan gue si virgin tiara yang ngakunya cantik tapi cuma emaknya doang sih yang bilang cantik.
Bermodal sok tau dan nekat yang selalu menjadi kelebihan gue sejak lahir,kitapun jalan dengan semangat 45 layaknya se-orang jomblo yang menggebu-gebu mengejar orang yang dicintai.
Setelah 2 jam perjalanan, gue mulai bingung arah dan tujuan.Karena selama diperjalanan gue hanya mengikuti insting dan kata hati gue,yang selalu teringat diotak gue pada saat itu adalah sebuah lirik “aku tersesat dan tak tau arah jalan pulang !!”,mampus deh ! daripada bener bener ga bisa pulang mending gue nanya aja,kan kalau kata fakir asmara “malu bertanya,tersesat dihatimu”.
Jadi akhirnya gue memutuskan bertanya, ya walaupun secara ga langsung menurunkan harga diri gue yang tadinya 20ribu sejam jadi 5ribu sejam (lo kata rental ps) sebagai cowok macho.


Setelah 4 kali nyasar, akhirnya sampai lah gue pada sebuah tugu yang bertuliskan selamat datang di neraka taman nasional gunung rinjani,hal ini membuat gue bisa bernafas lega,karena yang ada dipikran gue sepanjang jalan itu takut kehabisan bensin atau pecah ban,jadi gue berpikir seandainya gue tersesat,duit gue habis,kelaparan,gue bisa menukarkan virgin tiara yang ngakunya cantik tapi cuma emaknya doang sih yang bilang cantik dengan sebuah bensin ataupun nasi bungkus muehehe.
Dan akhirnya sampai lah gue pada jalan yang sesungguhnya setelah sekian lama gue mengikuti aliran sesat Eyang dubur, Demi Tuhan ! *gebrak meja kemudian gigitin kaki orang*. Jalan yang berliku-liku dan menanjak (uda mirip ular tangga aje) membuat gue susah melawatinya,belum lagi dikanan dan kiri jalan hanyalah sebuah hutan.

Tapi semua itu terbayarkan setalah gue sampai pada perhentian, gue hanya bisa diam tanpa kata *kemudian d’nasir nyanyi dibelakang gue* setelah melihat indahnya kaki gunung rinjani.Semua terlihat jelas dari atas, desa,bukit,sawah,nenek gayung lagi mandi.Bagi gue mungkin ini rasanya menginjakan kaki diatas awan.Semua benar benar terbayarkan setalah diatas sini.
Setelah beristirahat dan menikmati keadaan sekitar akhirnya gue memutuskan balik,karena takut kemaleman ntar.Dan gue ga lupa untuk membeli oleh oleh khas sembalun hehe.Tapi sangat teramat disayangkan,gue ga bisa foto foto alay karena lupa bawa kamera hikss.Mungkin dilain waktu gue bisa bagi keindahan sembalun diblog kecil gue ini.


3 jam berlalu dan akhirnya gue sampai dirumah tercinta,tapi sebelum itu gue memutuskan untuk makan malem bareng sang peliharaan tercinta virgin tiara.Dan gue sempat menanyakan beberapa hal ke-doi.
“Apa yang kamu dapet dari hari ini?” seperti biasa dengan suara seksi dan macho gue
“mmmm jangan malu bertanya ? iya ya?” selalu saja dengan keluguannya
Dan yang gue pelajari dari pengalaman ini, “Sejauh apapun tujuanmu jika kamu memiliki niat kamu akan sampai”, “jangan pernah malu untuk mendengarkan pendapat orang lain atau sama seperti halnya km malu bertanya”, “Dalam sebuah hubungan percintaan akan ada selalu liku – liku dan tanjakan masalah yang menghambat,akan tetapi tetaplah berusaha maka km akan menikmati hasilnya” tegas gue ke virgin tiara.


Dan satu hal yang baru gue sadari saat menulis ini, ternyata keindahan sesungguhnya itu ketika lu melihat orang yang lu sayang bisa bahagia bersama elu.



Kurang lebih sembalun seperti gambar yang dibawah ini
Sembalun:


You Might Also Like

0 comments: